Politik
QA Targetkan Menang 70 Persen di Pilbup Gresik

Deklarasi Gelar Khotmil Quran dan Santuni Anak Yatim
Memontum Gresik – Pasangan bacabup dan bacawabup Gresik yang diusung koalisi PKB dan Gerindra, Moh. Qosim dan Asluchul Alif resmi mengelar deklarasi di Hotel @Home Gresik Kota Baru (GKB), Senin (10/8). Pasangan ini pasang target raih 70 persen suara pemilih.
Dalam prosesi deklarasi tersebut, sebelumnya pasangan QA juga mangadakan khatmil Qur’an, serta santunan yatim dan piatu di Posko Kemenangan QA, Jalan Kalimantan, GKB Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar.

Suasana deklarasi QA di Hotel @Home GKB Gresik dan pasangan Qosim – Alif saat memberikan santunan di posko kemenangan Qosim – Alif
Selanjutnya, QA menggelar jumpa pers didampingi oleh sejumlah pengurus PKB dan Gerindra. Qosim yang mendapatkan porsi pertama menyampaikan, bahwa deklarasi PKB dan Gerindra ini digelar pasca turunnya rekomendasi (rekom) dari DPP. “Deklarasi yang QA lakukan pada hari Senin Pon 10 Agustus ini ibarat sebuah perjalanan. Diawali dengan do’a dan santunan yatim piatu,” katanya.
“Deklarasi kami awali dengan nuansa religi, kirim doa terhadap orang yang pernah berjasa terhadap Gresik seperti KH. Ahmad Muhammad Alhammad, para kiai, pendiri Gresik, dan orangtua Q A,” imbuhnya.
Qosim menyatakan, bahwa maju pada Pilbup 2020 akan selalu mempertahankan hasil karya baik para pemimpin Gresik sebelumnya, dan menciptakan inovasi baru. “Langkah ini, lantaran hidup tak berjalan mundur. Gresik kota santri dan wali akan tetap bertahan. Sementara industri modern tetap jalan,” terangnya.
Saat disinggung terkait adanya dua kader PKB yang sama-sama maju Pilbup Gresik. Selain Qosim, juga ada Fandi Akhmad Yani yang berpasangan dengan Aminatun Habibah, Qosim menjawab hal itu sudah klir dengan turunnya rekom PKB untuk dirinya. Sementara Fandi Akhmad Yani maju dari parpol lain. “Jadi sudah klir, PKB hanya Qosim yang maju, tak ada kader lain yang maju lewat PKB,” terangnya.
Karena rekom DPP untuk dirinya, Qosim menegaskan akan ada sanksi bagi para kader yang tak patuh. Sebab, salah satu diktum dalam rekom DPP adalah tegak lurus. “Harus ikuti perintah DPP. Siapa yang tak patuh dan ikut perintah DPP, akan ada sanksi,” katanya.
Saat ini, lanjut Qosim, PKB Gresik telah memproses pergantian antar waktu (PAW) Fandi Akhmad Yani dari jabatan Ketua DPRD Gresik sebagai konsekuensi.
Sementara dr Alif menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan adanya partai lain yang bergabung untuk mengusung QA, sampai saat ini koalisi pengusung QA sudah fix hanya PKB dan Gerindra.
Meski demikian, Alif menegaskan masih membuka pintu bagi parpol lain yang ingin bergabung ke QA. Sebab, masih ada parpol yang rekomnya belum turun, dan rekom baru berupa surat tugas. “Jadi, masih terbuka lebar parpol lain ikut gabung,” katanya.
Terkait target, Alif mengungkapkan bahwa QA dalam Pilbup Gresik 2020 mematok bisa meraup suara hingga 70 persen. “Target QA menang 70 persen perolehan suara. Ini realistis dari hasil mapping kami di setiap kecamatan,” terangnya.
Senada, Qosim juga mengatakan target 70 persen itu realistis. Sebab, target itu mengacu hasil survei dari sejumlah lembaga yang digandeng QA seperti The Republik Institute, Pusdeham, serta lembaga survey lainnya.(sgg/syn)

Pendidikan6 tahunPetrokimia Gresik Kembali Buka Magang Bagi Mahasiswa
Pemerintahan6 tahunDishub Gresik Pasang Rambu di Jalan Sekapuk-Ujungpangkah
Pendidikan6 tahunPonpes Mambaul Ihsan Gresik, Siap Terapkan Aktivitas Normal
Berita6 tahunWarga Driyorejo Protes Keberadaan Ruang Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 PT. Miwon Indonesia
Hukum & Kriminal6 tahunDituding Terlibat Pencabulan, Anggota DPRD Gresik Berikan Klarifikasi
Pemerintahan6 tahunPetrokimia Beri Pinjaman Modal Dan Pendampingan Komprehensif
Pemerintahan6 tahunPetrokimia Gresik Serahkan Bantuan APD dan Obat-obatan ke 4 RS di Jatim
Politik6 tahunPersaingan Memanas, Uang Tetap Menjadi Penentu















